Jakarta –Sorotbrita.com, Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmennya dalam menangani persoalan sampah nasional. Ia menyampaikan hal itu saat berbicara di forum Indonesia Economic Outlook.
Prabowo menyebut banyak kampus telah menciptakan alat pemusnah sampah berbasis teknologi. Ia menilai inovasi tersebut bisa membantu pengolahan sampah dalam skala kecil, termasuk di tingkat kelurahan.
Eddy Soeparno Dukung Kolaborasi Riset dan Kebijakan
Wakil Ketua MPR RI dari Fraksi PAN, Eddy Soeparno, mendukung langkah Presiden. Ia menilai kampus memiliki peran penting karena menghasilkan rekomendasi berbasis riset dan data.
Menurut Eddy, pemerintah perlu bergerak cepat agar persoalan sampah tidak berkembang menjadi krisis. Ia menegaskan sinergi antara pemerintah dan perguruan tinggi menjadi kunci penyelesaian masalah lingkungan.
Dialog di 40 Kampus Hasilkan Banyak Rekomendasi
Eddy mengaku menyerap banyak masukan saat menjalankan program MPR Goes to Campus di 40 perguruan tinggi. Ia berdialog dengan mahasiswa, dosen, dan guru besar selama lebih dari satu tahun.
Kampus memberikan berbagai solusi konkret. Mereka menawarkan sistem pengolahan sampah terpadu dan model kebijakan berbasis riset. Eddy menilai hasil penelitian itu harus masuk ke ruang kebijakan agar memberi manfaat nyata.
Perpres WTE Percepat Pengolahan Sampah
Eddy juga menyambut terbitnya Peraturan Presiden Nomor 109 Tahun 2025 tentang pengolahan sampah menjadi energi atau Waste to Energy (WTE).
Ia meyakini aturan tersebut dapat mempercepat pengelolaan sampah secara nasional. Namun, ia meminta pejabat pusat dan daerah menyelaraskan kebijakan agar program berjalan efektif.
Eddy menegaskan dukungan politik akan terus ia berikan. Ia juga siap menjembatani hasil riset kampus dengan kebijakan pemerintah.
Editor : EL









