Sorotbrita.com – Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Ismail Baghaei, menegaskan bahwa Iran berhak membela diri. Ia menyatakan Iran akan menargetkan fasilitas militer asing jika wilayahnya diserang.(1/3/2026).
Dalam konferensi pers di Teheran, Baghaei mengatakan langkah itu merupakan respons terhadap serangan terhadap Iran.
“Sesuai prinsip pertahanan diri, kami menanggapi serangan terhadap fasilitas yang terkait dengan agresi terhadap negara kami,” ujarnya.
Pada 28 Februari 2026, Israel melaporkan operasi militer terhadap beberapa lokasi di Iran. Israel juga menetapkan status darurat di seluruh wilayahnya. Amerika Serikat mengaku melakukan serangan terbatas terhadap target Iran dari udara dan laut, menurut pejabat resmi AS.
Sebagai respons, Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) meluncurkan serangan terbatas menggunakan rudal dan drone. Iran menargetkan beberapa fasilitas militer di Timur Tengah, termasuk pangkalan di Qatar, Uni Emirat Arab, dan Arab Saudi.
Kementerian Luar Negeri Iran menegaskan tindakan itu bertujuan menjaga keamanan nasional dan menegakkan hak pertahanan diri.
Editor : EL









