Sorotbrita.com- Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid, menegur pihak Meta saat inspeksi mendadak di kantor mereka di Sequis Tower, Jakarta Selatan, Rabu (4/3).
Ia mengeluhkan foto dirinya di Palestina yang diunggah di media sosial. Platform itu langsung menghapus foto dalam waktu singkat.
“Foto saya ketika berada di Palestina cepat sekali dihapus,” kata Meutya di hadapan perwakilan Meta. Meta menjelaskan sistem distribusi konten mereka secara otomatis menghapus foto tersebut.
Meutya menilai Meta menerapkan standar ganda dalam moderasi konten. Platform itu menghapus konten terkait Palestina dengan cepat, tetapi lambat menurunkan hoaks di Indonesia. “Konten yang mengganggu di Indonesia, seperti hoaks kesehatan, pemerintahan, atau SARA, lama ditindak. Tapi isu Palestina langsung hilang,” ujarnya.
Ia juga menyoroti minimnya transparansi Meta terhadap pemerintah Indonesia. Pemerintah meminta data jumlah pengguna aktif dan mekanisme algoritma moderasi. Meta masih menolak memberikan informasi lengkap. “Meta belum menjelaskan algoritma mereka,” tegas Meutya.
Keluhan ini menunjukkan pemerintah Indonesia menekan platform digital global agar lebih terbuka dan bertanggung jawab dalam mengelola konten di Indonesia.
Editor : EL
Sumber Berita: JAWAPOS.COM









