Sorotbrita.com – Bagi komunitas Muslim Indonesia yang tinggal di Belanda, Ramadan selalu menghadirkan suasana istimewa. Meski jauh dari tanah air, mereka tetap menjaga tradisi, mempererat silaturahmi, dan menghadirkan nuansa kampung halaman di negeri rantau.
Iftar Jadi Agenda Utama Perantau
Tida semua perantau dapat mudik saat Ramadan. Karena itu, komunitas Muslim Indonesia menjadikan acara buka puasa bersama sebagai agenda utama setiap akhir pekan.
Mereka berkumpul untuk berbuka puasa, lalu melanjutkan dengan shalat Maghrib, Isya, dan Tarawih berjamaah. Pertemuan ini menjadi ruang untuk melepas rindu sekaligus memperkuat rasa persaudaraan.
Latar Belakang Beragam, Tujuan Tetap Sama
Anggota komunitas datang dari berbagai latar belakang. Sebagian menetap di Belanda karena pernikahan campur. Sebagian lainnya bekerja sebagai tenaga profesional di bidang kesehatan dan teknologi informasi. Ada juga pelajar yang menempuh pendidikan tinggi.
Selain warga Indonesia, sejumlah mualaf Belanda serta saudara dari Singapura dan Malaysia turut bergabung dalam keluarga Bina Dakwah. Mereka membangun kebersamaan dengan semangat ke-Indonesia-an yang kuat.
Komunitas Utrecht Aktif Sepanjang Tahun
Komunitas yang bermukim di Kota Utrecht aktif menggelar kegiatan rutin, tidak hanya saat Ramadan. Mereka mengadakan pengajian, demo memasak, permainan interaktif, piknik bersama, hingga bersepeda dan berbelanja bersama.
Melalui kegiatan tersebut, mereka menjaga solidaritas dan menumbuhkan semangat gotong royong di perantauan.
Sajian Nusantara Obati Rindu Kampung Halaman
Setiap pertemuan selalu menghadirkan aneka hidangan khas Indonesia. Para anggota komunitas memasak dan membawa makanan secara bergiliran.
Menu yang tersaji antara lain sate, coto Makassar, gado-gado, nasi goreng, telur balado, ikan goreng, dan nasi liwet. Aneka jajanan pasar seperti onde-onde, comro, martabak telur, bakwan, klepon, dadar gulung, lemper, lumpia, tahu isi, dan risoles juga meramaikan meja hidangan.
Sesaat setelah adzan Maghrib berkumandang, mereka segera menikmati hidangan bersama. Di sela-sela santap malam, mereka saling berbagi cerita, bertukar resep, dan mengapresiasi masakan satu sama lain.









